Awas Keracunan Makanan, Begini Berbagai Macam Gejalanya

Jakarta, Saat tubuh keracunan makanan, mungkin saja kita tidak menyadari yang sedang terjadi. Sebab, saat keracunan jangka waktu gejala yang muncul bisa berbeda-beda, tergantung dari apa yang menyebabkannya dan bagian tubuh mana yang terpengaruh.

Gejala umum keracunan adalah muntah disertai oleh diare dan kepala yang pusing. Tapi, dilansir Health Line (9/8/2017), ketika bertambah parah biasanya akan muncul gejala lainnya yang bisa jadi pertanda.

Dijelaskan oleh dr Fajar Pradhana Putra dari RSUD Prof Dr M.A Hanafiah kepada beberapa waktu lalu, konsumsi susu bisa dipakai sebagai langkah pertolongan pertama pada kasus keracunan makanan karena sifatnya yang bisa mengikat racun.

“Kalau seorang pasien makan makanan yang nggak baik untuk dimakan itu kan awalnya sakit perut dulu, baru mual, abis itu muntah. Pas sakit, minum susu itu mengikat racun dan biasanya pasien akan muntah lagi. Nah racun-racun itu bisa terbuang bersama susunya,” kata dr Fajar.

Namun, perlu diperhatikan, ketika gejala semakin memburuk seperti diare yang bertahan lebih dari tiga hari, mengalami demam dengan suhu lebih dari 38.6 derajat celsius, hingga menurunnya fungsi penglihatan dan berbicara ini adalah pertanda keracunan sudah mulai masuk ke tahap serius.

Ciri lainnya adalah ketika wajah memerah dan memiliki gejala yang mengarah pada dehidrasi seperti kulit yang kering dan kesulitan untuk buang air kecil. Terkadang, pasien keracunan juga mengalami kencing berdarah.

Sebaiknya, ketika sudah melihat gejala-gejala keracunan makanan seperti yang disebutkan sebelumnya, jangan buang waktu lama dan segera hubungi tenaga medis untuk mengatasi masalah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *