Inovasi Lengan Prostetik Terjangkau Ciptaan Siswa SMA

Jakarta, Lengan prostetik yang biasa dikomersilkan umumnya hanya menggantikan bentuk lengan yang cacat. Tapi siswa-siswa SMA dalam negeri ini menciptakan prototipe lengan prostetik terjangkau yang memiliki fungsi canggih.

Eduardus Ariasena dan Andreas Khrisnanto Pramudyo dari SMA Kolese Loyola Semarang adalah pembuat LENTERA atau Lengan Protese Berbasis Rem, Spuit, dan Arduino untuk Penyandang Disabilitas Tuna Daksa.

“Tujuan kami adalah membuat lengan prostetik baru yang terjangkau dan punya fungsi lebih, selain menggantikan bentuk lengan yang mengalami kecacatan,” kata Eduardus Ariasena, salah satu penemu alat ini kepada .

“Jadi lengan ini dikendalikan dengan joystick yang dipasang di alas kaki. Koneksi antara lengan dan kaki ini menggunakan sinyal bluetooth. Joystick di kaki ini bisa mengendalikan tiga fungsi lengan dan tangan, yaitu menggenggam, menekuk, dan memutar,” jelasnya.Dalam Indonesia Science Expo 2017, yang diselenggarakan di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (25/10/2017), mereka mendemonstrasikan karya mereka tersebut.

LENTERA yang bekerja dengan sumber tenaga baterai litium ini bisa dikenakan oleh penyandang tuna daksa yang kehilangan sebagian atau seluruh lengan. Bebicara tentang harga, inovasi anak muda ini juga terjangkau.

“Kalau prototipe kita ini cuma 1,3 juta. Kalau lengan prostetik biasa bisa 8 juta, tapi itu hanya untuk memperbaiki bentuk saja. Lentera ini kalau ditambah kerangka luar mungkin bisa lebih mahal, tapi tetap punya nilai lebih karena bisa difungsikan,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *