Netizen Debat Alergi Ikan Vs Intoleran Susu, Ini Solusinya!

Jakarta, Semenjak usulan program revolusi putih, masyarakat seakan terpecah menjadi dua kubu, tim ikan dan tim susu. Tim ikan percaya tidak semua orang bisa menolerir susu dengan baik, sedangkan tim susu mempunyai pendapat ada juga orang-orang yang punya alergi pada ikan. Solusinya?

Dihubungi , Jumat (27/10/2017), Prof dr Hardinsyah, MS, Guru Besar Ilmu Gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menyebutkan bahwa kedua hal tersebut bisa saja dialami oleh segelintir orang, akan tetapi tetap ada jalan keluar dari permasalahan tersebut.

“Ikan itu jenisnya banyak, ada ribuan. Intoleran susu kalau minum sedikit hanya seperempat gelas masih aman,” ujar Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia tersebut.

Dengan kata lain, jika alergi pada satu jenis ikan, Anda tetap bisa menyiasatinya dengan memakan ikan dari jenis yang lain. Intoleran susu pun bukan berarti tidak boleh minum susu sama sekali melainkan harus dibatasi.

Selain itu, lulusan dari University of Queensland ini menuturkan bahwa kita harus mengingat sumber protein tidak hanya dari susu dan ikan saja. Sehingga menggantinya dengan berbagai makanan lain masih sangat memungkinkan.

“Kalau alergi masih ada telur, alergi telur masih ada ayam, kalau alergi juga ada ikan yang ribuan jenis, ada daging dan juga tempe,” jelas Profesor kelahiran Pekanbaru ini.

Nah, bagaimana, apa masih mau ribut-ribut soal ikan versus susu? Jika memang alergi ikan atau intoleran susu, jangan malas untuk mengeksplorasi sumber makanan lainnya ya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *